Analisis Dampak Kebijakan Pemblokiran Rekening Tidak Aktif oleh PPATK terhadap Tingkat Kepercayaan Nasabah Bank Central Asia (BCA)

Authors

  • Rosalina -
  • Eko Yulianto STIE Manajemen Bisnis Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.64694/jmrbi.v15i01.185

Keywords:

Kebijakan PPATK, Pemblokiran Rekening, Kepercayaan Nasabah

Abstract

Kebijakan pemblokiran rekening tidak aktif oleh PPATK, meskipun bertujuan mulia dalam mencegah kejahatan keuangan, telah menimbulkan keresahan di kalangan nasabah Bank Central Asia (BCA). Penelitian ini mencoba memahami bagaimana kebijakan tersebut memengaruhi tingkat kepercayaan nasabah terhadap layanan dan keamanan dana mereka. Dengan pendekatan kualitatif deskriptif dan studi kasus, data dikumpulkan melalui wawancara, dokumentasi, dan kajian pustaka. Hasilnya menunjukkan bahwa kurangnya sosialisasi menjadi pemicu utama penurunan kepercayaan, khususnya bagi nasabah yang merasa tidak mendapatkan kejelasan informasi. Namun, langkah-langkah proaktif dari BCA seperti peningkatan komunikasi dan layanan cepat tanggap mampu memulihkan sebagian kepercayaan tersebut. Penelitian ini menyoroti pentingnya kebijakan yang tidak hanya tegas, tetapi juga empatik dan berorientasi pada kebutuhan nasabah.

Downloads

Published

2026-04-20

Issue

Section

Artikel