Implentasi Knowledge Management sebagai Strategi Mengatasi Isolasi Kerja di Era Hybrid Working/Remote Working
Strategi Mengatasi Isolasi Kerja di Era Hybrid Working/Remote Working
DOI:
https://doi.org/10.64694/jmrbi.v15i01.167Keywords:
Knowledge Management, Isolasi Kerja, Hybrid WorkingAbstract
Perkembangan sistem kerja hybrid dan remote working telah membawa perubahan signifikan dalam dinamika kerja organisasi. Di satu sisi, pola kerja ini memberikan fleksibilitas dan efisiensi, namun di sisi lain memunculkan permasalahan baru berupa isolasi kerja yang berdampak pada menurunnya interaksi sosial, keterikatan, dan kepuasan kerja karyawan. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis implementasi knowledge management sebagai strategi organisasi dalam mengatasi isolasi kerja di era hybrid dan remote working. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi literatur dan analisis dokumen terhadap berbagai sumber ilmiah yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa praktik knowledge management yang efektif, melalui penguatan budaya berbagi pengetahuan, pemanfaatan teknologi kolaboratif, serta pembentukan komunitas praktik virtual, mampu meningkatkan konektivitas kerja dan mengurangi rasa terisolasi di kalangan karyawan. Implementasi knowledge management yang berorientasi pada manusia tidak hanya berperan dalam pengelolaan pengetahuan organisasi, tetapi juga menjadi instrumen strategis dalam menjaga keberlanjutan interaksi sosial dan kesejahteraan kerja di lingkungan kerja digital. Artikel ini diharapkan dapat memberikan kontribusi teoretis dan praktis bagi pengembangan strategi manajemen organisasi di era kerja fleksibel.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Eko Yulianto

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




