Peran Manajemen Sosial Berbasis Budaya Lokal dalam Merespons Tantangan Globalisasi: Studi Kasus Desa Cilember, Cisarua, Bogor
DOI:
https://doi.org/10.64694/jmrbi.v14i02.164Keywords:
manajemen sosial, budaya lokal, globalisasi, masyarakat desaAbstract
Globalisasi membawa dampak yang signifikan terhadap perubahan sosial dan budaya masyarakat desa.
Di satu sisi, globalisasi memberikan peluang kemajuan, namun di sisi lain juga menimbulkan tantangan
berupa melemahnya nilai budaya lokal dan perubahan pola interaksi sosial. Oleh karena itu, diperlukan
strategi pengelolaan sosial yang mampu merespons tantangan globalisasi tanpa menghilangkan identitas
budaya lokal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran manajemen sosial berbasis budaya lokal
dalam merespons tantangan globalisasi di Desa Cilember, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Teknik pengumpulan data
dilakukan melalui penyebaran kuesioner kepada 80 responden masyarakat Desa Cilember. Data dianalisis
menggunakan program Statistical Package for the Social Sciences (SPSS) melalui uji validitas, uji
reliabilitas, analisis deskriptif, dan regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
penerapan manajemen sosial berbasis budaya lokal berada pada kategori baik, demikian pula respons
masyarakat terhadap tantangan globalisasi. Hasil uji regresi menunjukkan bahwa manajemen sosial
berbasis budaya lokal berpengaruh positif dan signifikan terhadap respons masyarakat dalam
menghadapi tantangan globalisasi, dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 (< 0,05). Penelitian ini
menyimpulkan bahwa penguatan manajemen sosial berbasis budaya lokal memiliki peran penting dalam
meningkatkan ketahanan sosial masyarakat desa di tengah arus globalisasi.
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Sunanda

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




